Ada kalanya

Ada kalanya

adakalanya kita hanya bisa diam tapi ada yang ingin disamapaikan, adakalanya kita bisa menyampaikan sesuatu tapi kita cuma terdiam. adakalanya kita ingin menyampaikan sesuatu tapi kita tak tau apa yang ingin disampaikan…, ya seperti saya sekarang ini. Nggak tau harus berbicara apa untuk mengusir kebisuan malam… Ada banyak ungkapan yang tertahan didalam hati… tapi belum tau mau menyusunnya…

hah……

Ketakutan ku

Ketakutan ku

Kadang-kadang aku tak habis pikir dengan generasiku saat ini, manusia lebih menjadi sebuah individu yang memiliki kebebasan mutlak atas dirinya, tanpa pernah mau tau dan bertanggungjawab kepada lingkungan, orang lain, bahkan kepada sang pencipta.

Lihatlah setiap hari terjumpai para manusia yang dengan sadar membuka auratnya. Seakan seakan itu adalah hak mutlak baginya untuk membuka atau menutupnya. Tanpa mau tau apa akibat dari membuka auratnya tersebut. Perkataan seksi yang di tujukan padanya seakan-akan sebuah kebanggaan. Seolah-olah menjadi standar keindahan tubuh dengan memperlihatkannya didepan umum bahkan terkadang sampai tanpa selehai benangpun yang menutupi. Dan hal itu tidak salah dalam pandangannya.

Coba perhatikanlah bagaimana ramainya jalanan dengan wanita yang memakai rok mini, baju ketat dan terbuka. Lalu perhatikanlah bagaimana mata para pria yang berbahagia melihatnya dan lihatlah wanita yang berbangga saat mata-mata itu memperhatikannya. Lalu sadarkah kita ada sebuah Dzat yang mahakuasa juga sedang mengawasi kita.

Apakah kita tidak perhatikan mengapa kekerasan seksual sering terjadi. Pemerkoaan, pencabulan bahkan pembunuhan sering terdengar ditelinga kita. Bahkan sebuah hal yang tak lazim kekerasan seksual terjadi antara ayah dengan anak, paman dengan keponakan, kakak dengan adik dan lain sebagainya. Lalu bagaimana pula dengan pelecehan seksual, bertebarnya gambar-gambar porno dan sejenisnya yang sudah menjadi hal biasa.

Bahkan jika ada sebuah pertanyaan mengapa pemerkosaan bisa terjadi? Pasti akan ada yang mengatakan (dari pihak wanita) “itu kesalahan pria, yang tidak bisa mengontrol hawa nafsunya” atau

(dari pihak pria) “Itu salah wanita, mengapa memakai pakaian yang mengundang nafsu syahwat”. Sebab terjadinya bisa banyak kemungkinan. Yang jelas itu semua karena pria dan wanita tidak berkerjasama untuk menghindari itu. Cobalah berfikir Continue reading

Teknik dasar Membangun SMS Gateway Dengan Gammu

 

Artikel ini saya tulis untuk menjawab pertanyaan yang masuk ke email saya tentang SMS Gateway di windows dengan gammu .Gammu merupakan tools untuk membangun aplikasi SMS Gateway , gammu bukanlah sebuah aplikasi jadi melainkan sebuah adonan yang bisa diterapkan dengan bahasa pemograman desktop maupun web dan dapat berjalan di Windows dan linux. Untuk lebih jelasnya tentang gammu dapat di lihat di website resminya yaitu www.gammu.org Lanjut saja kepembangunan sms gateway Yang harus disediakan

 

  1. HP yang bisa di jadikan modem + kabel datanya (disarankan), saya memakai sonyericsson k608i
  2. Driver HP bawaan atau PC suite.., jika tidak ada coba cek di google
  3. Apache + mysql, saya sarankan pakai XAMPP versi 1.6 keatas bisa download di www.apachefriends.org
  4. Gammu for windows download di http://dl.cihar.com/MIRROR/gammu/zips/gammu/gammu_win32.zip

 

Setelah lengkap semua, mulai ekstrak Gammu ke C:\win32. Setelah itu install Xampp, Continue reading

Hal kecil untuk yang besar

“Suatu saat sehabis pulang dari makan siang bersama temanku, aku membuka pintu kamarku dengan kunci yang biasa kupakai. tapi sayang pintu itu terbuka hanya setengah.., aku fikir mungkin ada sesuatu yang mengganjal di balik pintu itu. Dengan sedikit merampingkan badanku aku akhirnya berhasil masuk dan berusaha mencari benda yang mungkin mengganjal pintu kamarku. aku perhatikan dengan seksama tak ada benda yang mengganjal, aku kembali memaksa pintu itu agar terbuka.., namun tetap saja dia tidak mau terbuka lebar. lalu temanku gantian memeriksa pintu itu, kali ini dia tidak hanya melihat tapi juga meraba bagian bawah pintu itu dan hasilnya tak sia-sia, dia menemukan baut kecil mengganjal di sudut pintu. ck..ck..ck.. aku menggelengkan kepala, ternyata hanya sebuah baut yang kecil mampu mengganjal pintu hingga susah untuk di buka “

Begitulah keseharian yang sering terjadi di kehidupan kita. Terkadang kita selalu anggap remeh pada hal hal yang sepele atau hal yang kecil, namun sadarkah kita bahwa hal hal yang sepele itulah yang kemudian mempengaruhi hal-hal besar. tak jarang kita gagal dalam suatu hal hanya karena persoalan sepele, dan tak dipungkiri pula bahwa keberhasilan yang kita peroleh juga diawali oleh hal hal yang sederhana juga. sebagai contoh ketika kuliah hanya karena gara-gara ngantuk kita ogah untuk kuliah, kita berfikir “ah cuma satu hari aja kok..!!”, namun mungkn saja pada hari itu ada materi baru yang agak sulit di banding materi sebelumnya, karena tidak mengikuti dari awal, pada pertemuan berikutnya kita jadi gak tau apa yang harus dilakukan, selanjutnya jadi males masuk.. nah kalau sudah begitu bisa gagal pada matakuliah tersebut. dan bisa saja karena matakuliah ini gagal bisa menghambat matakuliah yang lainnya dan akhirnya jadi telat wisuda… dan begitu seterusnya. Continue reading

Jika Dalam Do’a “Tak Putus Meminta” Mengapa Dalam Berbuat Harus “Berputus asa”

Perjalanan hidup ini bukanlah dibangun dengan kata “Instan”. Semua Proses punya tahapan tertentu. Tahapan-tahapan itulah yang akhirnya membuktikan siapa yang bisa bertahan dan akhirnya meraih kemenangan. Keinginan keinginan yang kita miliki tak serta merta terwujud tanpa adanya sebuah proses atau yang lebih umum disebut dengan “usaha”.

Masalah yang bertumpuk tak jarang membuat seseorang merasa berputus asa, merasa tak mampu atau bahkan merasa tak berguna. namun sadarkah kita bahwa perasaan itu adalah bagian dari proses tahapan untuk meraih apa yang kita inginkan. haruskah kita larut dalam sebuah perasaan yang akhirnya melarikan kita dari tujuan awal. Siapa manusia yang hidup tanpa sebuah masalah..?, bahkan masalah itu lah yang membuat dunia ini menjadi lebih hidup. coba mari kita sejenak merenung dan berfikir.., jika sesuap nasi itu bukanlah “masalah” maka takkan ada manusia yang menghidupkan dunia dengan “Bekerja, karena jika ditanya manusia mengapa ia bekerja maka sebahagian besar akan menjawab mereka bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup.., yang salah satunya adalah untuk sesuap nasi tadi. Lantas apa yang harus dikesalkan dari masalah tersebut…?.

Namun…, manusia tetaplah manusia. sedaya mampunya pun berusaha tetap saja ada penentunya yaitu Tuhan Yang Maha Kuasa. Tuhan memerintahkan manusia untuk berusaha dan berdo’a . Lantas apakah ini tak cukup agar kita tak berputus asa ..?,. Oleh karena itu berbarengan dengan usaha, janganlah lupa untuk berdo’a. dengan berdo’a akan timbul kekuatan dan semangat untuk melakukan apa yang kita inginkan.

nah…, jika memang dalam do’a kita tak putus meminta lantas mengapa dalam berusaha kita harus berputus asa. Bukankah do’a dapat terwujud dengan berusaha…!!!???. Kembali kepembicaraan awal.. hidup ini bukan terjadi secara ” instan” namun dengan tahapan. Sadarilah apa yang pernah kita raih agar kita tetap bersemangat. Kemudian syukurilah apa yang telah diberikan. begitu banyak nikmat yang telah kita rasakan lantas mengapa kita tetap berputus asa atau bahkan menyalahkan Tuhan. Karena itu mulai hari ini … jangan lagi berputus asa, jika itu terjadi kembalilah pada-Nya dalam do’a dan renungan mudah-mudahan kita akan mendapat hikmah dari setiap perbuatan yang kita lakukan

Masih Ada Masih Bisa

Aku Berfikir selagi nafas belum melewati tenggorokan.. masih ada kesempatan masih bisa merubah segala kesalahan dan membuat perubahan besar menuju sebuah kebaikan walau itu memang bukan hal yang mudah…., tetapi bukanlah sesuatu yang susah jika ada niat yang kuat

Semua mungkin setuju bahwa bukanlah “hasil” yang dilihat dalam sebuah perjuangan tetapi ” usaha ” untuk meraih “hasil” itulah yang menjadi ukuran. dalam sebuah perlombaan pasti ada kalah dan menang… tapi bukan hanya piala yang menjadi ukuran sebuah kemenangan melainkan usaha memenangkan pertandingan dan ikut dalam sebuah pertandinganlah yang akan membuktikan siapa Jawara yang sesungguhnya

Bukan sesuatu yang mudah memang untuk membuktikan sebuah perkataan…, tetapi niat yang baik untuk melakukan merupakan awal dari sebuah pembuktian. Bila saatnya tiba semua akan tau siapa yang akan memenangkan pertandingan kehidupan ini.., tetapi hanya kerendahan hati, kebijaksanaan, dan ketaqwaanlah yang mampu menjawabnya