Kamu yang ku ingin di masa depanku

(Wish)Kamu yang ku ingin di masa depanku

Mungkin akan terkesan berlebihan atau malah dinilai gila. Tapi masa bodoh dengan semua itu. Ada yang bilang, sebaiknya kamu menuliskan keinginan mu tentang jodoh yang kamu ingini pada sebuah tulisan. Bukan ingin mengatur Tuhan, tapi berharap dalam sebuah do’a. Baiklah aku akan menuliskan orang yang aku ingin ada dalam kehidupan ku di masa depan.

sketsa jilbabYa aku belum tau kamu siapa, nama kamu apa, tinggal di mana, dan kapan kita berjumpa. namun aku akan terus berharap didalam doa-doa ku tentang kamu yang aku mau. Aku sadar dengan ungkapan “Nobody is perfect” dan aku juga bukan manusia yang sempurna, karena ketidaksempurnaan masing-masing kita itulah yang kuharap akan bersatu menjadi sempurna yang utuh. Kamu memang harus cantik dan menyejukan hati bila di pandang. aku tak memaksamu cantik di hadapan semua orang. cukup di hadapanku dan di mata Tuhan. namun jika Tuhan menganugrahkan kecantikan yang indah dalam semua mata manusia itu adalah hal yang paling aku syukuri. Kamu tak harus memakai jilbab saat kita berjumpa, tapi harapanku kamu adalah orang yang akhirnya mengerti bahwa keindahanmu bukanlah untuk di nikmati semua orang. Dan kamu sadar bahwa jilbab bukanlah pakaian yang menyeramkan. Dan akhirnya kamu mau memakainya saat kau menjadi istriku. Ingat itu bukan kemauanku tapi perintah Tuhan yang menciptakan aku dan kamu. Namun jika Tuhan mempertemukan kita saat kamu telah istikomah dengan jilbabmu, maka aku sangat bersyukur untuk itu. yang ku mau kamu adalah wanita yang menghargai dirimu sendiri dan menjaga kehormatanmu untuk ku yang menjadi suamimu.

memasak
memasak

Kamu gak harus pintar masak, tapi kamu adalah wanita yang mau masak, untuk ku dan anak-anak kita. kamu tau kenapa ? karena aku ingin kamu memasak dengan penuh cinta dan cintamu akan mengalir bersama makanan yang kamu masak untuk ku dan anak-anak kita. dan akhirnya aku akan selalu jatuh cinta pada setiap hari, dan kuharap sampai aku mati. Dan anak-anak kita akan sayang pada mu lebih dari mereka menyanyangi ku. Mereka akan bangga punya ibu seperti kamu. Karena cinta mu mengalir di darah mereka.

Kamu boleh berkarir asal kamu tetap punya waktu untuk memberikan ASI untuk anak-anak kita, menemani anak-anak kita sarapan pagi, bermain dengan mereka, menidurkan mereka atau  menemani mereka belajar, dan memberi pengertian kepada mereka mengapa aku belum pulang kerja. Namun alangkah senangnya aku jika kamu bisa berkarir di rumah. tanpa harus kulitmu tersengat panasnya matahari, atau bertatap muka dengan bos kantor mu yang sering uring-uringan.

Kamu tidak harus lulusan perguruan tinggi, atau pendidikan formal yang bonafit, tapi kamu memang harus cerdas. Karena kamulah yang akan mendidik anak-anak kita saat aku tak ada di rumah. Aku ingin menyatunya kita berdua menjadikan anak-anak kita adalah anak-anak yang jenius dan shalih/Shaliha. Aku ingin mereka meneruskan mimpi-mimpi kita yang belum tercapai, dan menyempurnakan kekurangan yang ada pada diri kita masing-masing. Ditanganku dan ditangan mu aku ingin anak-anak kita adalah manusia yang bermental baja, tidak pengeluh dan Tau kemana sebenarnya tujuan  hidup ini.

Kita tak harus memiliki hobi yang sama. mungkin kita akan saling ejek hobi masing-masing. Apalagi soal selera musik, selera film atau bahkan soal acara TV. Tapi bukankah itu seru. Jangan heran kalau nanti aku sering nyanyi dangdut di kamar mandi, atau lompat-lompat ala penyanyi rock sehabis mandi dan hanya memakai handuk saja. Kadang-kadang selera musikku memang suka berubah, tergantung mood sih. Aku juga suka nyiptain lagu kalau lagi jenuh sama pekerjaan. dan mungkin semua lagu itu terinspirasi dari kamu. 🙂

rumah idaman

Aku juga ingin mewujudkan rumah impian untuk kita nanti. aku ingin rumah kita asri dan leluasa untuk anak-anak kita bermain. Namun rumah kita bukanlah rumah yang tertutup untuk tetangga. selama mereka berbuat baik maka rumah kitapun terbuka untuk mereka. Dan satu hal lagi, aku tidak suka ada asap rokok di rumah kita. entah bagaimana caranya nanti kita harus membuat tamu-tamu kita meninggalkan rokoknya saat masuk ke rumah kita. untuk kamar kita…, mungkin kamu harus sabar dengan aku yang sering berantakan ini. mungkin aku akan sering meninggalkan peralatan IT ku di mana-mana. Jangan panik dengan kabel yang berserakan. tapi it’s ok mungkin dengan bersatunya kita  nanti, aku akan berubah jadi rapi. yang mungkin saja kamu pakai jurus repetan maut mu yang membuat aku jadi ingat jika berantakan itu tidak baik..

Kamu juga harus sabar jika aku lebih banyak menatap laptopku dibanding menatap kamu, jangan bosen ya jika gadget-gadget ini terus nempel. Karena memang ini pekerjaan ku. Tapi tak perlu khawatir disemua gadget aku akan terpampang foto kamu, aku dan anak-anak kita :). Dan jangan lupa untuk mengingatkanku untuk tidur jika sudah larut malam. aku kadang memang sering lupa waktu jika ada deadline yang harus aku kerjakan dengan laptopku ini. aku ingin senyummu mengingatkanku untuk istirahat atau sholat 5 waktu. Dan tak perlu kamu abaikan jika memang sudah waktunya  kita untuk bermesraan. Karena hadirnya kamu untuk menyempurnakan separuh agamaku dan hadirnya aku juga untuk menyempurnakan agamamu. Maka tersenyumlah dengan mesra dan aku sudah tau maksudmu 🙂

Sejak dulu dan sampai sekarang, aku terus belajar untuk menjadi Imam yang baik untuk kamu dan anak-anak kita nanti. Dan aku berharap saat kita bertemu nanti maka aku sudah bisa menjadi Imam yang baik. tak perlu takut untuk mengigatkan ku, aku memang terkadang kekeh dengan pendapatku, walaupun belum tentu itu benar. Karena itu aku mau kamu sebagai penilai aku dan aku sebagai penilai mu. Sekarang aku sedang belajar bagaimana bertutur kata yang lembut. Maklum suaraku kadang-kadang terdengar kasar, walaupun sebenarnya aku tidak marah. dan Alhamdulillah berapa Tahun belakangan ini aku sudah mulai bisa memanajemen perkataanku, dan aku berharap dengan bertemunya kita nanti akan membuat suaraku tak kasar lagi.

alquran dan haditsLandasan keluarga kita adalah Alqur’an dan Sunnah, Aku juga berharap kita bisa istiqomah untuk tetap menghiasi rumah kita dengan bacaan alqur’an. biar rumah kita tetep adem ayem. Aku ingin semua permasalahan keluarga akan kita kembalikan ke sana. Tak penting pengadilan agama, Undang-undang KDRT, KPA dan segudang bla-bla, bila bertentangan dengan Al-Qur’an dan Sunnah kita harus tinggalkan. Aku tak akan menamparmu bila kita bersengketa, itu adalah pesan orang tuaku pada ku, Seingatku aku tak pernah menyakiti orang lain dengan fisik (kecuali untuk bertahan), apalagi dengan kamu orang yang aku cintai karena Allah. Oh iya  Kamu tak perlu takut aku berpoligami. Islam menganjurkan untuk menikahi satu orang saja. Poligami hanya dibolehkan. yaitu dibolehkan untuk orang-orang khusus dengan tujuan yang khusus dan dengan syarat-syarat yang khusus. Dan kamu tau syarat-syarta khusus itu? syaratnya sangat berat bahkan Seorang Nabipun hampir kewalahan jika bukan dia adalah orang pilihan yang adil dan sabar. Poligami tak boleh dijadikan alasan untuk mengumbar nafsu syahwat. Dan Aku tak punya niat sedikitpun untuk berpoligami, Aku selalu berdoa agar mencukupkan kamu seorang saja yang menjadi Pendampingku. Dan Aku yakin Tuhan akan sayang pada orang-orang yang bersyukur. Karena itu jadilah pendampingku yang setia, yang selalu membuat aku ingat saat aku memandang wanita lain.

Kamu boleh berhias, memakai pakaian yang indah, besolek dan itu yang aku mau. Tapi itu hanya untukku, jika kamu keluar rumah pakailah hiasan sewajarnya sebagai tanda kita bersyukur pada Tuhan bukan untuk menarik perhatian orang lain dan berbangga dengan kesombongan. Karena aku sadar wanita adalah perhiasan dunia dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita yang sholiha, dan itu adalah dirimu. Dampingilah aku saat ada jamuan makan, pesta, atau acara lainnya dengan perhiasan yang wajar itu. Biarkan saja mereka iri dengan kemesraan kita. Biarkan kupegang tanganmu atau ku rangkul bahumu, atau ku peluk pinggangmu saat kita berjalan. Aku terkadang membayangkan kita satu payung saat hujan gerimis tiba. Aku pegang payung di tangan kanan, lalu tangan kiriku memeluk pinggulmu, dan tanganmu pun memeluk pinggangku sambil kita berjalan meyusuri hujan gerimis itu.

Paris
Kota Paris

Saat weekend tiba, kita akan keluar dan berpacaran. aku akan cari tempat makan yang nyaman untuk kita bercerita. terkadang aku membayangkan kita duduk berdua sambil makan sup panas, cuacanya dingin, dan jaket berbulu sudah menempel di badanmu, lalu kupakaikan syal dilehermu dan kitapun menikmati taburan bintang dilangit. Kita akan bercanda dan bercerita tentang kenangan masa lalu atau masa depan yang baru. sambil sesekali ku cium pipimu. atau kau cubit pinggang ku dan kitapun tertawa kecil. Aih indahnya saat itu. Apalagi jika itu di kota Paris ha ha ha, memang sih aku belum pernah ke sana, tapi kata mereka paris itu kota yang romantis. aku cuma  mau membuktikan Romantisan mana aku sama kota paris  ha ha ha, konyol ya?

Yap pernikahan juga bukan cuma 2 hati tapi juga dua keluarga, dan kamu akan menjadi bagian keluarga ku dan aku juga bagian dari keluargamu. Kamu harus menggap orang tuaku sebagai orang tuamu juga, begitu juga dengan ku, aku akan menganggap orang tuamu adalah orang tuaku sendiri. Dan satu hal lagi, kamu yang sayang ya sama ibuku, soalnya ibuku sedikit lebih sensitif, mungkin ini juga sama dengan ibu-ibu yang lain. Sebenarnya gampang memperlakukan Ibuku, Dia cuma gak mau dianggap remeh. Dan dia gak mau liat kamu tidak hormat sama aku. Itu aja, gampangkan?. Aku juga anak terakhir mungkin akan berat cobaan kita saat kita harus mengurusi keempat orang tua kita. Tapi itu belum seberapa dibanding mereka mengurusi kita waktu kecil.

Kita juga harus bisa menjadi “solution maker” di lingkungan keluarga kita. Kita harus bisa memberikan solusi dari setiap masalah. Dan bukan menjadi sumber masalah. Pada suatu ketika nanti mungkin kita akan berhadapan dengan “dilema materi”. Tapi aku ingin mengingatkan, jika materi itu dapat merusak silaturahmi keluarga kita lebih baik kita lepaskan. walaupun sebenarnya kita tidak salah, tapi biarlah berlalu. keluarga adalah harta yang tak bernilai harganya. Dan kamu tahu mengapa kita harus melepaskannya? Karena aku gak mau menjadi contoh buruk untuk anak-anak kita. Logikanya mudah, kalau kita berantem sama saudara kita gara-gara materi maka tak bisa dipungkiri anak-anak kita nanti juga akan saling bertengkar hanya karena materi. Contohnya siapa, ya kita dong sayang :).

Pada akhirnya nanti kita akan menua bersama hari, dan mungkin anak-anak kita akan jauh dari kita, mereka juga akan membangun impian mereka masing-masing. Mereka juga akan berkeluarga dan memiliki anak yang merupakan cucu kita. tapi aku ingin  kamu tetap ada disampingku. kita akan bercerita setiap pagi dengan dua gelas teh dan camilan menemani kita. mungkin aku nanti akan lebih rewel pada masakan kamu, maklum mungkin lidah ku sudah berubah rasa. Kamu juga boleh kok rewel saat aku tak mau minum obat ha ha ha. Bila cucu kita datang mungkin kita akan berebut untuk mengangkat mereka itupun kalau kita masih kuat :). Rumah kita akan menjadi rusuh dengan segudang mainan mereka. belum lagi kalau kita harus berebut remote TV itupun kalau nanti masih ada TV sih.

Aku berharap punya kebun di belakang rumah kita, jadi kalau cucu-cucu kita datang, mereka bisa bermain di sana. dan memakan buah-buahan yang segar dari kebun kita. yah walaupun itu akan membuat aku berantem dengan cucu-cucu kita saat mereka mengambil buah yang masih muda. tapi gak apa-apasih namanya juga cucu.

Dan seandainya aku lebih dahulu kembali kepada-Nya, kamu harus tetap tegar ya, dan kalaupun aku kembali saat anak-anak kita belum dewasa, kamu harus mendidik mereka dengan baik dan menjadikannya anak yang sholeh. Aku mungkin akan bisa tersenyum di sana saat do’a-do’a mereka sampai pada ku. Dan aku berharap mendapat kebaikan dan menunggumu di pintu surga. Sedapat mungkin sebelum aku mati, aku akan mempersiapkan dana pendidikan mereka dan nafkah mu melalui tabungan, deposit atau investasi. semua terpulang kepada yang Maha Memiliki yaitu Allah Swt.

Itu yang aku mau dari kamu wanita yang ada di masa depan ku. Soal kapan kita bertemu biarlah hanya Tuhan yang tau, Soal ini di kabulkan atau tidak biarlah yang Maha Tahu yang menjawabnya. kita hanya berusaha, dan aku sekarang sedang berusaha untuk memantaskan diri untuk kamu yang ku mau di masa depanku

__Ade Iskandar

See on pdf

One thought on “Kamu yang ku ingin di masa depanku

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

20 − one =