Baru pakai bbm (?)

Baru pakai bbm (?)

bbm for androidSetelah sekian lama gonjang-ganjing hadirnya BBM (blackberry message) di android dan iPhone, Akhirnya kini hadir juga  di Playstore dan Appstore. walaupun beberapa waktu lalu sempat muncul sebentar di Playstore namun ditarik kembali karena sesuatu hal.

Terus terang saya bukan tipe orang yang familiar dengan blackberry. Memakai Handphonenya saja saya males (khusus tipe BB yang bukan layar sentuh). Ini karena keypadnya yang kecil mungil dan berderet banyak itu, yang membuat jari saya seakan terjepit, selain itu menurut saya BB ini agak lamban. Karena itulah saya lebih memilih Smartphone Android sebagai handphone saya ketimbang BB. Yah Awal lahirnya BB memang bukan dirancang untuk Smartphone tetapi BusinessPhone. Karena itu diakui atau tidak BB bisa dikatakan lambat untuk browsing, cek map dsb. Tapi BB akan mumpuni untuk bisnis seperti chat (via BBM), cek email dsb.

Terlepas dari isu bahwa blackberry sedang bangkrut, yang jelas fitur BBM milik blackberry ini sangat digemari oleh orang indonesia. baik para pebisnis, anak sekolahan, sampai ibu-ibu arisan. Walaupun sebenernya banyak yang memakai BBM hanya untuk keren-kerenan saja. Pernah suatu kali teman saya bertanya pada temannya yang memakai BBM, “Kenapa kamu pakai BBM, bukankah sms itu sudah cukup?” dengan santai dia menjawab “Ya biar punya PIN lah bang, jadi kalau ditanya orang ada PIN BB? Ada jawab awak”. waw.. jawaban yang polos bukan.

Tapi baiklah pembahasan saya hari ini adalah.. “saya baru pakai bbm di android“, yah sedikit berbeda saat kita memakai bbm di BB. Salah satu perbedaanya pada kecepatannya. tapi ngomong-ngomong masih cocok gak sih pake BBM? twingg. Soalnya temen-temen di kantor (apalagi android user & iPhone user) itu sering buat olok-olokan “eh masih pake BB?” nah sekarang ini jadi kebalik ni, BB user jadi bilang “Eh baru pake BBM” ha hai.. menggelikan bukan? tapi kembali lagi ke pertanyaan tadi “Memang masih ada gunanya gitu pake BBM?” soalnya BBM sudah tergerus oleh aplikasi lintas platform lainnya seperi whatsapp, line, wechat dan kakaotalk. Yah kata lainnya “gak telat mas?”

Saya kadang-kadang jadi bingung, ini kebanyakan aplikasi chating untuk apa ya?, soalnya aplikasinya beda tapi contactnya sama. Saya lebih sering pakai Whatsapp dan line untuk berkomunikasi dengan teman-teman saya. yah fitur Whatsapp gak beda-beda jauh lah sama BBM. lagi pula  whatsapp lebih dulu hadir sebagai aplikasi lintas platform. Jadi saya tetap bisa berkomunikasi dengan teman-teman saya yang memakai BB. Dan satu hal lagi Whatsapp dan Line gak pake istilah “BB service”. selama kita pakai internet ya selama itu pula kita bisa berkomukasi.

BTW tentu saja hadirnya BBM ini agar tidak menjadi BBM terkubur perlahan-lahan. sebab pendek kata, kalau saja Blackberry benar-benar bangkrut dan koleps dan HPnya tidak lagi laku dipasaran, BBM akan terkubur juga. Jadi kenapa tidak menjadikannya lintas platform, toh kalau seandainya hpnya tidak dipakai lagi setidaknya BBMnya masih eksis. Selamat datang BBM 🙂

Untuk mendownload bbm for android and iPhone klik di sini 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one × one =