Manisnya kesuksesan (Sabar dan Bersyukur)

Suatu hari saat semangat ku mulai rapuh dan rasa putus asa itu kambuh, aku datang ke kos temanku disebuah panti asuhan. Dia mengajar di tempat itu. Kesederhanaan dan keikhlasan sudah menjadi bagian dari hidupnya. Seperti biasa kami selalu berbagi dan bertukar pikiran bila ada masalah diantara kami. Hari itu dia tidak banyak berkomentar dan memberi masukkan, sesekali dia hanya mengangguk dan menyetujui hampir semua keluhanku. Sepertinya dia juga tidak bisa banyak berbuat untuk memecahkan masalah yang ku punya.

Esok harinya setelah sholat subuh.., kami ngobrol-ngobrol ringan sejenak sambil menyiapkan sarapan pagi seadanya. Aku juga sedikit merasa tak enak karena merepotkannya. Seusai itu diapun melakukan kegiatan rutinnya untuk mengajar. Tinggallah aku sendiri merenungi masalahku. Tak sengaja kubaca sebuah tulisan didinding kamarnya ”Orang-orang yang tidak pernah mengalami kesulitan dan kesusahan dalam Continue reading